RUMAH PEKERJA MIGAS INDONESIA

75% Sektor Pertambangan RI Dikuasai Asing
Written by Okezone   
Wednesday, 20 February 2013

ImageJAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Migas Indonesia (KSPMI) Faisal Yusra menilai Indonesia adalah surga bagi investor pertambangan asing. Kilau emas kuning dan hitam (migas) sangat menarik perhatian pengusaha tambang asing untuk mengeruknya dari bumi Indonesia.

"Penguasaan cadangan migas oleh perusahaan asing masih dominan. Dari total 225 blok migas yang di kelola Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) non-Pertamina, 120 blok dioperasikan perusahaan asing, 28 blok dioperasikan perusahaan nasional serta sekira 77 blok dioperasikan perusahaan patungan asing dan nasional," ungkap Yusra, dalam seminar Menegakan Kedaulatan Energi Nasional, di Wisma Antara, Jakarta, Rabu (20/2/2013).

Yusra menambahkan, pemerintah menargetkan di 2025 porsi operator oleh perusahaan nasional mencapai 50 persen. "Saat ini porsi nasional hanya 25 persen, sementara 75 persen dikuasai asing," tambahnya.

Dia menjelaskan, dominasi asing di sektor pertambangan itu dinilai kian mengkhawatirkan bahkan telah mengancam kedaulatan perekenomian Indonesia karena menjadikan pertambangan sebagai komoditas yang tidak memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan rakyat.

"Apalagi 75 persen kuasa pertambangan telah dikuasai asing. Besarnya dominasi asing disebabkan oleh kebijakan pemerintah yang terlalu membuka lebar pintu investasi bagi investor asing di sektor strategis," jelas dia.

Menurut Yusra, seharusnya Indonesia mengembangkan cara berfikir dan belajar menguasai teknologi perminyakan agar bisa memanfaatkan ladang migas dan mengolahnya sendiri dan bukan diserahkan ke pihak asing. (gnm)