RUMAH PEKERJA MIGAS INDONESIA

MAKLUMAT PEKERJA PERTAMINA
Written by Komunikasi FSPPB   
Monday, 19 July 2010

ImageMencermati kejadian-kejadian yang telah/sedang menimpa sebagian masyarakat terkait dengan penggunaan LPG dan kecurigaan pihak tertentu terhadap kualitas BBM produksi PERTAMINA, bersama ini Pekerja Pertamina dalam wadah Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

1.        Bahwa Pekerja Pertamina telah bertekad untuk sungguh-sungguh dan bertanggungjawab dalam melaksanakan kegiatan penyediaan bahan bakar minyak dan gas sebagai bentuk penugasan negara sesuai amanat peraturan perundang-undangan.

2.        Bahwa Pekerja Pertamina tidak henti-hentinya meningkatkan kualitas kerja untuk menghasilkan produk-produk yang memenuhi standar nasional/internasional selama puluhan tahun sehingga polemik, tuduhan, tudingan dan gugatan terhadap profesionalisme telah membuka mata kami untuk mulai menunjukkan diri bahwa Pekerja Pertamina itu ada dan tidak lagi dapat diperlakukan secara semena-mena oleh siapapun.

3.        FSPPB menghimbau semua pemangku kepentingan seperti Kementerian ESDM, Perindustrian, Tenaga Kerja & Transmigrasi, Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak, Badan Sertifikasi Nasional, POLRI, serta Pemerintah Daerah dapat bersama-sama Pertamina untuk mengambil peran sesuai fungsi dan tanggungjawabnya masing-masing dalam mengelola program konversi minyak tanah ke LPG sebagai bagian dari penugasan negara sehingga permasalahan dapat dimitigasi.

4.        FSPPB meminta seluruh stakeholder bangsa untuk melihat permasalahan yang terjadi secara holistik tanpa mengedepankan rasa saling curiga, saling menyalahkan, politik adu domba atau niat ingin menghukum secara membabi-buta yang kesemuanya itu adalah penyakit (sifat buruk) warisan kolonial yang tidak perlu dipelihara.

5.        FSPPB meminta para pihak yang mengaku/berperan sebagai makelar, provokator, oportunis, pihak yang mengaku konsultan hebat, atau pihak yang merasa paling penting di negeri ini untuk tidak berniat mengail di air keruh terhadap permasalahan yang terjadi, dan lebih baik mari bersama-sama melibatkan diri untuk membangun peradaban yang lebih baik menuju masyarakat madani.

6.        FSPPB meminta Pemerintah, badan-badan intelijen negara, lembaga-lembaga keamanan nasional untuk bekerja keras untuk mengungkapkan apakah ada grand design di balik semua kejadian ini.

7.        FSPPB mengharapkan media massa untuk terus memberikan proses pembelajaran bagi siapapun termasuk bagi Pemerintah, rakyat, Pekerja Pertamina dan pihak lain yang berkepentingan atau tidak berkepentingan sehingga semuanya dapat melihat permasalahan dengan lebih jernih untuk mendapatkan solusi yang komprehensif.

8.        Kepada Direktur Utama Pertamina, ibu Galaila Karen Kardinah Agustiawan, FSPPB meminta untuk tetap tegar dan istiqomah dalam menyikapi/menghadapi masalah ini, dan yakinlah Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melindungi niat baik kita, dan Pekerja Pertamina dalam wadah FSPPB akan mendukung sepenuhnya upaya perbaikan berkelanjutan yang telah dicanangkan termasuk mendukung setiap upaya melawan/menghadapi tantangan/gangguan dari pihak manapun.

9.        Pekerja Pertamina dalam wadah FSPPB menyampaikan rasa duka yang mendalam terhadap saudara kami yang mengalami musibah akibat permasalahan pada Sistem LPG, dan semoga Tuhan Yang Maha Esa senantasa memberikan jalan keluar bagi kita semua.10.     Kepada Pekerja Pertamina anggota FSPPB di seluruh sentra operasi/produksi strategis Pertamina, FSPPB meminta semuanya tetap tenang, bekerja dengan sungguh-sungguh, dan jangan melakukan reaksi apapun tanpa perintah/komando dari FSPPB. 

Jakarta, 19 Juli 2010 

Presiden FSPPB                       : drg Ugan Gandar

Ketua DPO – FSPPB                : Ir. Otto Geo Diwara

Presiden KSPMI                        : Ir. Faisal Yusra SH., MM