RUMAH PEKERJA MIGAS INDONESIA

EFISIENSI PENGADAAN RIG
Written by Yohanes Abdullah; CNOOC SES Ltd.)   
Thursday, 21 July 2011

ImageSumbangan pemikiran berwawasan kebangsaan insan migas Indonesia dalam wadah organisasi Konfederasi Serikat Pekerja Migas Indonesia (KSPMI)

Ide ini terinspiriasi berdasarkan pengalaman kami bekerja di REPSOL-YPF Malaysia tahun 2000-2002. Untuk pengadaan Rig, Petronas menjadi koordinator sekaligus pengawas kegiatan “Joint Tender” dimana “Joint Tender Committee” terdiri atas representative masing-masing Perusahaan MIGAS yang ada disana.

Tender tersebut dilakukan setiap tahun yaitu bulan Juli yang mencakup kebutuhan Rig bagi semua perusahaan MIGAS di Malaysia selama setahun kedepan. Schedule untuk penggunaan Rig juga sudah jelas didalam tender tersebut. Sehingga setiap perusahaan sudah mempunyai slot yang pasti sesuai WP&B masing-masing. Dampak positif yang terlihat, setiap perusahaan lebih serius dan berkomitmen untuk melaksanakan pengeboran sesuai schedule yang telah disepakati bersama, jarang sekali schedule tersebut berubah. Pernah REPSOL-YPF Malaysia waktu itu deferred (ditunda), maka slot itu langsung diambil alih oleh Petronas Carigali (anak perusahaan Petronas sebagai operator), dan Repsol terpaksa dijadwal tahun berikutnya. Intinya Petronas tidak akan membiarkan ada RIG dinegaranya idle. Dampak positif kedua, terjadi efisiensi baik dari jumlah rig yang di kontrak maupun cost-saving dari biaya mob-demob.

Tahun 2001 kami mencatat Jumlah Rig yang dikontrak di Malaysia hanya 4 (empat) buah untuk satu negara, sementara produksi nya waktu itu 640,000 barrel per day. Kalau kita bandingkan di Indonesia waktu itu kami mencatat ada 36 RIGS yang kontrak nya aktif, sementara produksi sekitar 950,000 barrel per day. Berdasarkan analisa sederhana dapat dikatakan penggunaan RIG mereka sekitar 5x lebih efisien dari kita. Mungkin analisa beserta asumsi didalam gagasan ini masih bisa diperdebatkan, tapi point berharga yang ingin kami angkat adalah ide Joint Tender yang apabila kita implementasikan akan banyak sekali potensi cost-saving bagi Cost Recovery yang pada gilirannya akan meningkatkan penerimaan negara secara signifikan.

 

Rekomendasi:

a.    BPMIGAS diharapkan dapat mengkoordinasikan inisiatif Joint Tender untuk pengadaan Rig yang teknisnya dapat disesuaikan dengan kondisi dinegara dan wilayah kita yang lebih luas. Joint tender ini akan efektif apabila mencakup kebutuhan satu negara kita untuk jangka satu tahun.

b.    Ide Joint Tender ini juga sangat direkomendasikan untuk kebutuhan operasional K3S yang lain seperti kebutuhan Kapal dan infrasturktur lainnya.

 

Value Untuk Bangsa

1.    Menghemat cost recovery secara significant, sehingga menambah penerimaan negara.

2.    Mendorong K3S agar lebih tepat waktu mengimplementasikan kegiatan pengeboran.

3.    Mensinergikan serta mengefisienkan kegiatan procurement yang time consuming terjadi disetiap K3S.