RUMAH PEKERJA MIGAS INDONESIA

75% Sektor Pertambangan RI Dikuasai Asing
Written by Okezone   
Wednesday, 20 February 2013

ImageJAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Migas Indonesia (KSPMI) Faisal Yusra menilai Indonesia adalah surga bagi investor pertambangan asing. Kilau emas kuning dan hitam (migas) sangat menarik perhatian pengusaha tambang asing untuk mengeruknya dari bumi Indonesia.

Read more...
 
PERNYATAAN SIKAP
Written by KSPMI Publication   
Monday, 11 February 2013

ImageSehubungan dengan pernyataan Deputi Pengendalian Keuangan SKK Migas Akhmad Syakhroza yang dilansir finance.detik.com tanggal 11 Pebruari 2013 bahwa sedikitnya terdapat 9 Perusahaan Migas Internasional (KKKS) yang tidak berkenan mencadangkan dana abandonment & site restoration (ASR) untuk pemulihan pasca produksi migas meskipun kontraknya sudah hampir habis, dengan ini Konfederasi Serikat Pekerja Migas Indonesia (KSPMI) menyatakan hal-hal sebagai berikut:

1.   Meminta Pemerintah Republik Indonesia untuk dapat bertindak secara tegas dalam rangka melindungi hak negara dan rakyat karena hal tersebut adalah kewajiban dan merupakan best practice di industri migas di dunia.

2.  Keengganan Perusahaan Migas Internasional tersebut menunjukkan bahwa rendahnya rasa keberpihakan yang konkrit terhadap upaya membangun bangsa dan melestarikan kondisi alam Indonesia pasca proses produksi/pengeboran migas.

3.   Sikap/perilaku perusahaan besar dimaksud menjadi alasan tambahan yang memperkuat untuk mendorong Pemerintah segera melakukan NASIONALISASI MIGAS INDONESIA pasca pembubaran BPMIGAS dengan menyerahkan penguasaan blok migas kepada Perusahaan Negara (PERTAMINA) dalam rangka membangun kedaulatan pengelolan migas nasional untuk kemakmuran rakyat semesta.

 Jakarta, 11 Pebruari 2013

Presiden KSPMI

Ir. Faisal Yusra SH., MM

Read more...
 
BPH Migas Membuat Industri Dalam Negeri Makin Liberal
Written by Berita Satu   
Thursday, 31 January 2013
ImageAgar pengelolaan migas, baik hulu maupun hilir, diserahkan ke perusahaan negara, dengan Pertamina sebagai operator.

Jakarta - Sejumlah kalangan menilai, keberadaan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) tidak banyak bermanfaat bagi pengembangan industri minyak dan gas (migas) di dalam negeri.

Read more...
 
Buntut Nasionalisasi Asing, Argentina Kena Sanksi IMF?
Written by Majalah Tambang Online   
Sunday, 03 February 2013
ImageArgentina tengah dikecam oleh IMF, negara itu pun menjadi negara pertama yang mendapat kecaman dari IMF akibat data inflasi dalam laporan ekonomi yang dibuat dinilai kurang memadai. kecaman itu disampaikan hari ini (2/2) oleh 24 anggota dewan direksi IMF.
 

Dewan direksi IMF meminta Argentina untuk menyelesaikan data laporan ekonomi tersebut paling lambat pada tanggal 29 September 2013, namun Managing Director Christine Lagarde menginginkan Argentina bisa menyelesaikannya menjelang 13 November 2013. Jika Argentina tidak memenuhi keinginan dewan maka negara itu bisa mendapatkan kartu kuning.

Read more...
 
Petisi Nasionalisasi Asset Versi Pengamat, Dimulai Dari Blok Mahakam
Written by seruu.com   
Friday, 12 October 2012

ImageJakarta, Seruu.com - Posisi pengelolaan migas Indonesia sangat rawan dan membahayakan ketahanan migas Indonesia. Untuk itu, semangat nasionalisasi harus dimulai sejak saat ini. Demikian terungkap dalam petisi yang dilontarkan 160 masyarakat peduli migas, saat acara penandatanganan petisi nasionalisasi kontrak ladang migas di Blok Mahakam, Rabu (10/10/2012).

 

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 31 - 35 of 70